Keluarga Besar Krida Nusantara Bandung
Selamat Datang di Forum Keluarga Besar Krida Nusantara Bandung.

Silahkan melakukan pendaftaran untuk dapat memulai aktifitas di forum. Bila diketahui dikemudian hari anda adalah bukan berasal dari krida, maka kami akan menon-aktifkan ID anda

Gunakan ID/username (atau ubah bagi yang sudah terlanjur) dengan format sebagai berikut : "namapanggilan+angkatan". Co : nama panggilan "Kuncung", angkatan "7". Berarti nicknamenya harus menjadi "Kuncung7". Bagi guru dan karyawan dapat menggunakan angka 0 dibelakang namanya.

Thanks

Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Madridista Kridaaa... Hala Madrid !!!!
Tue 17 Apr 2012 - 18:26 by rzqcomby

» WOI BARUDAK.. HAYO GABUNG ATUUUH..
Mon 16 Apr 2012 - 12:51 by ajiprtm

» Tes...
Sun 15 Apr 2012 - 21:21 by Mintjeu3

» Foto-Foto di Buku Tahunan
Fri 2 Mar 2012 - 11:54 by ganis

» Warcraft 3 - DOTA Thread !!! Player DOta wajib masuk !!
Wed 9 Nov 2011 - 16:38 by tonimilano

» Lahhh....???? Ogud Ndirian Aje Nihh.....???
Wed 9 Nov 2011 - 16:36 by tonimilano

» Avacs Live Chat
Sun 16 Oct 2011 - 13:27 by not

» Futsal Alumni Krida Nusantara.
Fri 7 Oct 2011 - 13:57 by aziz9

» 9 generation? masuk sini dulu
Fri 7 Oct 2011 - 13:50 by aziz9

Affiliates
free forum

[sharing]: Mau Menuai Hasil Wirausaha??? Tunggu 10 Tahun Lagi!!!

Fri 1 Oct 2010 - 19:40 by YusufErlangga02

Maksud judul diatas apa ya??? ^_^

Namanya juga sharing, jadi judulnya suka2 dong. heheheee, piss! Smile
Sebenernya judul tersebut adalah sebuah artikel yang ditulis oleh istri ane beberapa waktu yang lalu di blog kami. Karena ane cinta banget sama rekan2 se-almamater (Krida Nusantara), jadi ane mohon izin share ya...
Versi blog-nya bisa cek tkp di http://usahakeluarga.multiply.com/reviews/item/16 atau di http://wirausahakeluarga.blogspot.com/2010/02/mau-menuai-hasil-wirausaha-tunggu-10.html

Alhamdulillah ahad kemarin ada seorang sahabat yang cukup senior (seorang ibu dengan 4 putra) datang bersilaturahim ke rumah kami. Banyak juga yang kami perbincangkan dalam kunjungan beliau tersebut. Selain dalam rangka menawarkan beberapa paket buku untuk anak yang sangat bagus isinya dan juga harganya :p, kami banyak berbincang mengenai dunia usaha.

Saya masih terbayang sekali wajah penyesalannya ketika ia menceritakan bahwa dulu ia sempat menolak berwirausaha. Saat itu, ketika belum lama menikah ia ditawari oleh keluarganya untuk membangun sebuah usaha. Rupanya keluarga besar beliau memang sudah banyak terjun di dunia wirausaha. Saat itu, beliau ditawarkan untuk membangun sebuah optik oleh ayahnya. Ya optik, karena beliau lulusan akademi optik dan sang ayah pun memiliki sebuah optik. Jadi sangat wajar jika penawaran itu datang.

Namun dengan alasan tidak mau "kenal uang" terlalu jauh ia putuskan menolak tawaran itu. Ia tidak mau hanyut dalam materi jika berjalan di dunia wirausaha, sebagaimana atmosfer yang ia rasakan dalam keluarga besarnya. Baginya, keluarganya saat itu memandang hidup ini hanya dagang, dagang, dan dagang...itu saja. Hingga dibenaknya muncul kekhawatiran akan nasib pendidikan putra-putrinya, curahan kasih sayang kepada mereka, dan lain sebagainya, apabila beliau ikut berwirausaha. Beliau tidak mau itu terjadi.

Kini seiring dengan berjalannya waktu, ketika tuntutan hidup semakin besar dan ketika anak-anak mulai besar, beliau pun berpikir ulang, beliau kini melihat bahwa dunia wirausaha dapat dijadikan pegangan. Beliau pun aktif mengikuti berbagai pelatihan-pelatihan kewirausahaan. Dari pelatihan-pelatihan itulah beliau mendapat banyak informasi dan pengalaman yang dapat dipetik hikmahnya.

Sebuah catatan yang beliau sampaikan kepada saya sebagai hasil mengikuti berbagai pelatihan itu adalah mengenai konsistensi dalam menjalankan usaha. Sebuah usaha (apapun jenis usaha yang kita bangun) baru dapat dikatakan teruji apabila telah melewati kurun waktu lima tahun. Disanalah halang rintangan akan terus menghadang. Dan tambahnya lagi, sebuah usaha barulah dapat dipetik hasilnya, apabila telah berjalan selama 10 tahun dengan konsisten, apapun jenis usahanya.

Dari catatan tersebut itulah beliau menyesal, seandainya saja ketika baru menikah dulu beliau sigap menerima tawaran ayahnya untuk berwirausaha, maka saat ini tentunya beliau tinggal menuai keberhasilan dari usahanya itu. Tepat disaat anak-anak sudah memerlukan dukungan materi lebih, terutama dalam hal pendidikannya. Beliau sadari betul, kekhawatiran yang muncul dulu ketika ditawarkan menjalankan usaha sesungguhnya dapat diatasi dengan cerdas.

Saya pun hanya termangu mendengar pemaparannya. Ada sedikit rasa syukur dihati ini, mengingat suami sejak awal pernikahan kami senantiasa terus memotivasi agar tidak ragu untuk terjun ke dunia wirausaha. Bukan sekedar agar menghasilkan materi lebih, tetapi juga agar dapat berkontribusi lebih dalam membangun ekonomi ummat ini. Wah kalo yang terakhir ini pemaparannya bisa panjang nih, intinya yuk berwirausaha... jangan sampai menyesal 10 tahun kemudian ^_^


Semoga bermanfaat degh.
Bagi abang2, teteh2, serta rekan2 yang sudah kurang lebih 10 tahun lulus dari Krida Nusantara bisa menambahkan niyyy. Apalagi banyak yang udah sukses sebagai pengusaha tuhhh.
Bagi adek2 yang baru lulus, yuk jangan takut tuk memulai...

Nb. Kalo salah kamar, mohon maap ya Om Momod.

Salam kenal walau bukan orang terkenal,
YusufErlangga02

Comments: 2

Statistics
Total 343 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah mohammad yosep s

Total 1644 kiriman artikel dari user in 137 subjects
User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

User online terbanyak adalah 28 pada Fri 6 Aug 2010 - 14:33